Author (Ivandhana)

Trainer, Writer, Inspirator Mutiarahati, Founder of Inspiring Youth Educators, Chief Content Officer at KickHope.com, HC Learning and Development at PT BFI Finance Indonesia Tbk.

author

Jalan Untuk Bahagia

Leave a Comment

      Semua orang pasti ingin hidup dengan bahagia. sebuah kebahagiaan yang banyak orang berupaya mendapatkannya dengan mengejar apa yang jadi keinginannya. sebagian diantara kita merasa bahwa dengan mendapatkan apa yang kita inginkan, maka kita akan jadi merasa bahagia. pemikiran tersebut tidaklah salah karena saya pribadi, jika mampu mendapatkan apa yang memang saya inginkan pasti juga jadi merasa bahagia.

       Namun bagaimana ceritanya bila kita tidak mampu mendapatkan apa yang kita inginkan? apakah lantas kita tidak berhak bahagia? bukankah tidak semua yang kita inginkan itu akan jadi kenyataan dan tidak semua yang kita inginkan itu mampu kita dapatkan?

     Cara termudah untuk bisa tetap bahagia walau di tengah kondisi yang tidak sesuai harapan adalah dengan MENERIMA keterbatasan dan kekurangan didalam kehidupan kita sembari tetap berupaya MENSYUKURI apa yang sudah kita miliki saat ini. dengan begitu kita tetap mampu berbahagia walau di tengah keadaan yang tak sesuai harapan kita.

Semoga tulisan singkat saya kali ini bermanfaat. 
ingin sharing dan diskusi langsung dengan saya? bisa melalui twitter, path, Fb, instagram : @ivandhana

Read More

KUNCI KETENANGAN HATI

Leave a Comment


A : liburan yuk. mulai stress nih dengan kerjaan yang menumpuk?
B : mau liburan kemana emang? bukannya hari sabtu dan minggu libur ya? kan bisa itu dipake liburan dan menenangkan pikiran?
A : yeee, bukan liburan yang cuma dua hari gitu kalii. liburannya yang panjang gitu biar bisa pergi liburan dan merasakan tenangnya hidup ini.
B : emang harus pergi liburan panjang ya buat merasakan tenangnya hidup?
A : ..........................................

Didalam keseharian, saya seringkali melihat banyak orang yang berupaya mendapatkan ketenangan hidup dengan cara pergi ke tempat baru untuk mencoba pergi sejenak dari rutinitasnya dan mencari keheningan dalam rangka mencari suasana yang berbeda dari biasanya. bahkan untuk mendapatkan ketenangan hidup itu mereka rela mengeluarkan dana hingga jutaan rupiah untuk pergi berlibur dan mendapatkan ketenangan di sela-sela padatnya rutinitas mereka.

Jika memang ketenangan sangat penting dan berharga amat mahal, bagaimana dengan mereka yang tidak bisa mengeluarkan dana untuk mencari ketenangan? apakah mereka tak berhak mendapatkan ketenangan hidup? jawaban saya adalah, mereka tetap BERHAK

Bagi saya, ketenangan itu tidak hanya bisa didapatkan dengan cara pergi ke tempat baru dan mengeluarkan sejumlah dana
ketenangan itu sesungguhnya TAK PERLU DICARI melainkan harus selalu KITA CIPTAKAN SENDIRI di tengah keseharian. dengan kemampuan untuk menciptakan ketenangan didalam diri kita sendiri, kita jadi tidak perlu mengeluarkan dana sepeserpun untuk merasakannya

karena bagi saya, ketenangan itu sesungguhnya juga bisa didapatkan bahkan di tengah padatnya rutinitas sehari-hari kita, yaitu dengan cara IKHLAS MENJALANI setiap kejadian di keseharian kita, mencoba MENIKMATI keadaannya dan MENSYUKURI kehadirannya sebagai sebuah proses pengembangan diri kita.


Sepakaat?

Read More

Kesalahan dan Sebuah Pembenaran

2 comments

      Sebagai manusia yang penuh dengan keterbatasan dan ada kalanya melakukan kesalahan, tanpa disadari kita sering membuat pembenaran atas kesalahan yang sehari-hari kita lakukan. Ketika kita khilaf dan melakukan kesalahan, kita kemudian melontarkan alasan mengapa kesalahan kita tadi terjadi dengan harapan kita mampu mendapatkan pembenaran dari orang disekitar kita atas kesalahan yang baru saja kita lakukan. 

     Padahal, terkadang orang disekitar kita yang mendengarkan penjelasan atas kesalahan kita tidak membutuhkan pembenaran yang kita sebutkan melainkan mereka menginginkan komitmen perbaikan yang akan kita lakukan untuk ke depannya. Ada seorang sahabat yang bertanya pada saya dahulu tentang mengapa terkadang kita tidak perlu membuat pembenaran di tengah kesalahan? Bagi saya pribadi, dengan membuat pembenaran di tengah kesalahan yang kita lakukan, justru akan membuat diri kita meletakkan kesalahan pada lingkungan kita atau orang lain yang akhirnya akan membuat diri kita lupa untuk melakukan introspeksi diri. 

      Disini, saya tidak bermaksud mengatakan juga bahwa diri kita tidak boleh membela diri dan harus pasrah mengaku salah atas sesuatu yang mugkin tidak sengaja kita lakukan. Namun kita harus lebih bijaksana dan mau merendahkan hati kita untuk mampu memilah mana yang memang perlu kita akui sebagai kesalahan kita dan mana yang harus kita perjuangkan kebenarannya

   Coba kita lihat orang-orang yang melakukan korupsi dan ditangkap oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Walaupun seringkali sudah terbukti melakukan kesalahan, mereka selalu memiliki pembenaran atas perbuatan yang mereka lakukan yang pada akhirnya justru membuat mereka terkesan tidak menyesali kesalahan masa lalunya. Padahal yang namanya kesalahan, seperti apapun bentuknya ya tetap akan bernama sebuah kesalahan yang hanya akan bisa jadi sebuah kebenaran jika kita mau belajar dari kesalahan kita dan kemudian melakukan perbaikan. 

Bukankah manusia itu akan jauh lebih cepat berkembang untuk jadi lebih baik jika dia senantiasa belajar dari kesalahan yang kita perbuat? Lantas mengapa harus membuat pembenaran?
Semoga tulisan kali ini bermanfaat untuk pembaca :)

Read More

Memulai PERUBAHAN dari dalam DIRI

Leave a Comment

Saya masih ingat sekali momen 5 tahun lalu dimana akhirnya saya mulai mengawali pembelajaran menulis quote saya di media sosial. kala itu saya sudah cukup jenuh dan lelah dengan banyaknya status yang berisi keluhan, kemarahan, dan kebencian yang bertebaran di berbagai media sosial yang saya miliki. 

Ketika itu saya menyadari bahwa saya memang tidak bisa merubah ataupun mengkritisi apa yang orang lain lakukan karena hal itu merupakan hak pribadi mereka sebagai pemilik akun media sosialnya sendiri. mengkritisi mereka bukanlah solusi, karena hal itu hanyalah membuat diri kita sama saja seperti mereka yang menebarkan kebencian dimana-mana. 
Lebih baik saya fokus pada apa yang bisa saya lakukan dari dalam diri saya. maka ketika itu, mulailah saya mengisi media sosial saya dengan hal-hal positif baik itu tulisan saya sendiri maupun tulisan orang lain dengan harapan apa yang saya lakukan tersebut sedikit demi sedikit mampu merubah paradigma orang tentang sebuah media sosial yang seharusnya difungsikan bukan hanya sebagai pelepas keluhan

Hari ini, sudah banyak perubahan yang terjadi di media sosial yang bagi saya positif. muncul akun-akun di media sosial yang kemudian seakan memiliki satu pemikiran dengan saya, yaitu untuk membuat media sosial sebagai sebuah wahana yang tepat untuk mengembangkan diri dan bersosialisasi. website penebar inspirasi di indonesia pun bermunculan mulai dari inspirasi.co , www.kickhope.com , hipwee dan Good News From Indonesia. semuanya memiliki keunikannya masing-masing, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu agar semakin banyak orang yang terinspirasi dan memiliki pemikiran yang jauh lebih positif dan optimis untuk membangun indonesia bersama. 

hari ini, setelah 5 tahun berlalu, saya makin percaya bahwa kehadiran mereka akan mampu membawa suasana segar untuk memotivasi orang-orang yang membutuhkannya sehingga makin banyak manfaat yang tersebar di lingkungan sekitar kita
bagaimana dengan anda???
Read More

Antara Passion dan Komitmen

Leave a Comment

"Banyak orang berlomba-lomba mengejar passion sehingga seringkali mereka melupakan pentingnya sebuah komitmen"

Sebagai seseorang yang beraktifitas di bidang Human Capital, saya seringkali melihat secara langsung tentang bagaimana seseorang berupaya mengejar passion yang dicari didalam kehidupannya di perusahaan. tidak ada yang salah dengan hal tersebut karena saya sendiri, ketika beraktifitas dan mengisi beberapa sesi training, sering sharing atau sekedar mengingatkan tentang pentingnya memahami passion kita didalam menjalankan kehidupan kita sehari-hari.

Bagi saya passion itu memang penting karena seseorang yang memiliki passion cenderung memiliki antusiasme tinggi dan akan memiliki energi besar untuk menjalani apa yang menjadi passionnya yang otomatis akan menyebabkan apa yang dia lakukan jadi lebih maksimal.

Sebaliknya, tanpa passion, kehidupan seseorang akan terasa kosong dan sekedar menjalani apa yang di depan saja untuk menghabiskan waktu
Tanpa passion, seseorang akan terlalu mudah mengeluh ketika menjalani kesehariannya karena dia kehilangan makna dan rasa menikmati dari aktifitas yang dia lakukan saat ini

Memiliki passion itu memang penting, tapi bukan berarti kita harus melupakan komitmen diri kita demi mengejar passion kita. Karena komitmen adalah sesuatu yang telah kita sepakati di awal yang harus tetap kita tuntaskan yang menjadi cerminan kredibilitas kita, maka jangan sampai upaya mengejar passion yang pada dasarnya baik, justru membuat kredibilitas kita tercoreng di pandangan orang-orang disekitar kita.

Setuju? atau sepakat? 
Read More

SEORANG MANUSIA DAN KOMITMEN YANG DIBUATNYA

Leave a Comment


A : Di awal pembuatan rencana bikin acara ini kayaknya pada semangat, tapi sekarang kok pada angin-anginan dan menghilang ya? Rapat juga susah dateng.
B : ya mungkin yang lainnya lagi ada kesibukan masing-masing kali?
A : ya harusnya kalo memang sejak awal sudah memperkirakan bakal ada kesibukan masing-masing, harusnya nggak usah sepakat buat mengadakan acara donk? Namanya juga komitmen kan.

      Komitmen, satu kata sederhana yang sebenarnya biasa saja namun memiliki efek yang luar biasa. Karena kata “komitmen” ini bisa membuat seseorang sukses dengan acaranya, mencapai tujuannya, melepaskan ke jombloannya menuju jenjang pernikahan, atau juga komitmen ini membuat seseorang terhindar dari jeratan tagihan hutang-hutangnya hehehe. Bagi saya pribadi, komitmen adalah sebuah kata singkat dan sederhana namun menunjukkan kualitas sebuah manusia di mata manusia lain disekitarnya. Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendirian. Untuk bisa menjalankan kehidupannya dengan normal, dia membutuhkan manusia lainnya sebagai partner untuk beraktifitas. Untuk dapat menemukan partner yang menunjang aktifitas kita, tentunya kita memilihnya sesuai dengan keadaan kita bukan? Jika partner kerja, maka tentu pemilihannya sesuai dengan kriteria kantor tempat kita bekerja, jika partner hidup tentunya sesuai dengan kriteria pasangan hidup yang kita tentukan sendiri dan bila partner disini sebagai sahabat tentunya kriterianya akan menyesuaikan kriteria yang kita inginkan sebagai seorang sahabat. Lantas coba kita cermati ketiga contoh partner barusan yaitu partner kantor, partner hidup dan partner sebagai sahabat. Apa kira-kira kriteria utama yang sama-sama dibutuhkan dari ketiga jenis partner diatas? Jawabannya satu yaitu KOMITMEN. Bisa bayangkan bila rekan sekantor kita tidak komitmen bekerja? Bisa bayangkan bila pasangan kita tidak berkomitmen membangun rumah tangga dengan kita? bisa bayangkan bila sahabat kita tidak berkomitmen untuk mensupport kita? sudah bisa dipastikan kehadiran partner kita tadi jadi tidak akan memiliki arti baik itu sebagai teman kerja, pasangan, sebagai sahabat maupun yang lainnya.

       Komitmen yang menurut KBBI memiliki makna keterikatan untuk melakukan sesuatu adalah hal penting yang menjadikan seorang manusia menjadi memiliki arti dimata manusia lainnya. contohnya jika ada seorang suami yang tidak menunjukkan komitmen sebagai seorang suami yang baik, apakah kemudian dia memiliki arti sebagai seorang suami di mata istrinya? Seperti itulah gambaran sederhana tentang betapa sebuah komitmen sangat penting didalam hubungan antar manusia. Yang harus senantiasa kita ingat adalah tidak ada seseorang pun yang berhak memaksa kita untuk menjalankan komitmen yang kita buat karena komitmen itu adalah hasil dari keputusan yang kita ambil sendiri. setiap orang yang telah membuat keputusan, sejatinya adalah seseorang yang juga harus mau mempertanggung jawabkan keputusan yang dia ambil. Disitulah nilainya sebagai seorang manusia dan disitulah arti dirinya sebagai seorang manusia yang akan selalu dinilai oleh lingkungannya.

       Bagaimana bila ada orang yang berkomitmen terhadap hal-hal yang menunjang tujuannya namun dia tidak menunjukkan komitmen pada hal lain yang dia anggap tidak menunjang tujuan kehidupannya? Maka jawabannya adalah satu hal. JANGAN MEMBUAT KOMITMEN! Kita tidak perlu membuat sebuah komitmen jika kita sendiri belum yakin bahwa kita mampu menjaga komitmen yang telah kita buat tadi. Membuat komitmen pada sesuatu yang kita sendiri belum yakin mampu menjaganya hanya akan membuat diri kita menjadi seseorang yang tidak bertanggung jawab. 
Ingin jadi seseorang yang bernilai di mata manusia lainnya, mencapai kesuksesan didalam pekerjaan, hubungan pribadi dan persahabatan? yuk jalani setiap komitmen yang telah kita buat.

Read More

Senyuman untuk Mengawali Kebahagiaan

3 comments
Selalu tersenyum memang bukan berarti kita senantiasa berbahagia, namun sebuah senyuman, terkadang adalah awalan terbaik untuk menciptakan kehidupan yang jauh lebih berbahagia


Writer : Helen Sicilia
Co Writer : Ivandhana

       Ada beberapa teman saya yang berkomentar seperti ini : “kalo saya perhatikan, kamu sepertinya tidak pernah punya masalah ya? Karena kelihatannya selalu bersemangat dan happy terus setiap harinya.. enak yaa jadi kamu..” hmmm.. saya hanya bisa tersenyum dan tertawa namun terkadang menarik nafas panjang mendengar tanggapan dari teman saya kala itu. Sejujurnya, saya tidak pernah menyangka bahwa ada beberapa orang di sekitar saya yang menilai saya sebagai “orang yang tidak punya masalah”. Walaupun sempat heran mendengar tanggapan teman saya itu, namun di sisi lain saya juga merasa senang karena itu artinya walaupun di suatu waktu mungkin saya sedang ada masalah yang dihadapi, namun itu tidak mempengaruhi wajah dan tingkah laku saya untuk ikut bermasalah, sehingga setiap orang yang melihat saya akan merasa bahwa saya selalu dalam keadaan baik. 

     Sebagai seorang manusia biasa yang seringkali menghadapi berbagai permasalahan didalam keseharian, terkadang saya juga bisa mengeluh bahkan sampai menangis.. tetapi bukan di depan orang-orang lain disekitar saya. Saya lebih suka mengungkapkan kesedihan, ketakutan, kegelisahan, kekecewaan dan perasan lainnya pada saat saya berkomunikasi dengan Sang Pencipta melalui doa, karena saya merasa ada satu ketenangan batin yang selalu saya temukan dan rasakan setelah berdoa di tengah kondisi yang tidak ideal bagi diri saya. Dengan berdoa di tengah kendala yang saya hadapi pun akhirnya akan jadi lebih mudah untuk bersyukur dan menerima kondisi yang ada sehingga saya bisa memulai untuk berbahagia di tengah permasalahan yang ada. 

       Dalam hidup ini, kita memang tidak akan pernah bisa mengontrol keadaan yang terjadi disekitar kita, namun kita bisa mengontrol respon yang akan kita keluarkan dari dalam hati kita ketika menghadapi keadaan tersebut. Dan bagi saya, sebuah senyuman dan rasa syukur adalah respon awal yang paling baik untuk mengubah sebuah kendala menjadi bahagia

Read More
Previous PostPosting Lama Beranda
Diberdayakan oleh Blogger.